Breaking News

Ngatiyana: Jangan Merasa Tidak Ada Covid-19

Ngatiyana: Jangan Merasa Tidak Ada Covid-19CIMAHI – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana kembali mengingatkan masyarakat agar tunduk kepada protokol kesehatan. Sebab, disiplin masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mencegah penularan Covid-19.

Seperti diketahui, perkembangan kasus virus korona di Kota Cimahi semakin menakutkan. Terjadi penambahan yang luar umum dalam tiga pekan terakhir. Tepatnya sesudah lebaran.

“Dengan keadaan dikala ini, bukan cuma di Cimahi. Bahwa kondisi Covid sedang naik sehingga aku harapkan bantu dispilin pribadi ditingkatkan. Jangan merasa tak ada covid,” imbuh Ngatiyana, Selasa (15/6/2021).

Rencananya, pihaknya bakal penutupan jalan masuk masuk ke kawasan RW yang masuk area merah penularan Covid-19 untuk meminimalisir penularan virus korona. Rencananya RW yang masuk zona merah dijaga ketat petugas.

“Jadi kita akan perketat lagi. RW yang merah jalannya ditutup, hanya satu pintu dijaga Satgas Kelurahan,” ujar Ngatiyana.

Berdasarkan data yang didapat dari Dinas Kesehatan Kota Cimahi, hingga Sabtu (12/6/2021), dari total 312 RW di Kota Cimahi, tidak ada satupun RW yang masuk zona merah.

Tentang keputusan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), lanjut Ngatiyana, akan melihat perkembangan kasus dalam tiga minggu ke depan. Bila kasusnya tidak kunjung melandai, bisa dipastikan PTM akan ditunda hingga Agustus mendatang.

“Seandainya dalam 3 pekan terkahir kasusnya naik, PTM ditunda. Namun dalam 3 pekan, kemungkinan virus akan meningkat. Jadi jangan meremehkan,\” imbuhnya.

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 Pusat memasukan Kota Cimahi ke dalam daftar daerah yang semakin mengkhawatirkan ihwal kasus Covid-19. Ada 9 kabupaten Kota yang lonjakan kasus Covid-19-nya kian mengkhawatirkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi drg Pratiwi tidak menampik akan kondisi tersebut. Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Cimahi memang akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan.

Artikel Lainnya :  Cimahi Zona Merah, Masyarakat Diminta Patuh Prokes

“Ya, mengkhawatirkan. Sehari ada 30-40 tambahan kasus,\” ujarnya.

Menurut data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Pusat, kasus di Kota Cimahi naik hingga 250 persen dalam tiga pekan terakhir sesudah Idul Fitri. Sementara Bed Occupancy Rata (BOR) telah menempuh 76 persen lebih.